
Jakarta – Sarapan tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi sebelum memulai aktivitas. Memilih makanan yang tepat pada pagi hari juga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat, probiotik, lemak sehat, serta berbagai nutrisi yang mendukung kesehatan sistem pencernaan.
Kondisi usus berkaitan dengan berbagai aspek kesehatan tubuh. Karena itu, pola makan yang seimbang dan kaya makanan bernutrisi dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga fungsi pencernaan.
Dikutip dari Times of India, Dr Saurabh Sethi, dokter lulusan Universitas Harvard yang dikenal sebagai “Gut Doctor”, membagikan sejumlah pilihan sarapan yang dapat mendukung kesehatan usus. Menurutnya, makanan sederhana dengan kombinasi nutrisi yang tepat tidak kalah bermanfaat dibandingkan makanan yang dianggap sebagai superfood.
Berikut lima menu yang bisa menjadi inspirasi sarapan:
1. Roti Gandum dengan Pisang dan Selai Kacang
Roti gandum dapat menjadi sumber serat, sedangkan pisang menyediakan inulin, yaitu jenis serat prebiotik yang dapat menjadi makanan bagi bakteri baik di dalam usus.
Tambahkan selai kacang alami untuk memperoleh protein dan lemak sehat. Kombinasi tersebut dapat menjadi menu sarapan yang mengenyangkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi.
2. Overnight Oat dengan Chia Seed dan Berry
Oat yang direndam semalaman dapat dipadukan dengan susu atau yogurt, kemudian disimpan di dalam lemari pendingin hingga pagi.
Untuk menambah kandungan serat dan antioksidan, Dr Sethi menyarankan menambahkan chia seed dan buah berry. Chia seed kaya serat yang dapat mendukung fungsi pencernaan, sementara buah berry mengandung berbagai senyawa antioksidan dan polifenol.
3. Yogurt dengan Biji Delima
Yogurt merupakan salah satu makanan yang dikenal mengandung probiotik. Pilih yogurt tawar atau alami yang tidak memiliki tambahan gula berlebihan.
Biji delima dapat menjadi tambahan karena mengandung senyawa seperti ellagitannin. Kombinasi yogurt dan delima dapat memberikan variasi nutrisi sekaligus menjadi pilihan sarapan yang praktis.
4. Sourdough dengan Alpukat dan Biji Labu
Alpukat mengandung serat dan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk melengkapi pola makan sehat. Sajikan bersama roti sourdough yang dibuat melalui proses fermentasi.
Biji labu juga bisa ditambahkan sebagai sumber mineral, termasuk magnesium dan zinc. Menu ini dapat menjadi alternatif sarapan gurih yang cukup mengenyangkan.
5. Orak-arik Tahu dengan Bayam
Bagi yang ingin mengurangi konsumsi telur, tahu dapat digunakan sebagai bahan utama orak-arik. Tambahkan bayam untuk meningkatkan asupan serat dan magnesium.
Agar rasanya semakin kaya, gunakan rempah seperti kunyit. Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan tubuh.
Pada dasarnya, tidak ada satu menu yang secara ajaib dapat “membersihkan” usus. Istilah tersebut lebih tepat dipahami sebagai upaya mendukung fungsi pencernaan melalui pola makan sehat. Mengonsumsi makanan kaya serat, menjaga asupan cairan, serta memasukkan sumber probiotik dan prebiotik secara seimbang lebih penting untuk menjaga kesehatan usus dalam jangka panjang.
