
Jakarta – Menurunkan berat badan tidak selalu membutuhkan pola diet ekstrem. Perubahan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru bisa memberikan hasil dalam jangka panjang. Hal itu dialami oleh seorang dokter saraf asal India yang berhasil menurunkan berat badannya hingga 30 kilogram dalam waktu satu tahun.
Dr. Sudhir Kumar dari Apollo Hospital, Hyderabad, India, membagikan pengalamannya melalui akun X. Menurutnya, keberhasilan mengurangi berat badan bukan berasal dari satu jenis diet khusus, melainkan dari kebiasaan sehari-hari yang lebih terkontrol.
Ia menilai banyak orang justru kesulitan mempertahankan pola diet karena terlalu fokus pada metode yang rumit. Padahal, perubahan kecil yang realistis dan dapat dilakukan terus-menerus bisa menjadi bagian penting dalam perjalanan menurunkan berat badan.
Dikutip dari Times of India, berikut lima kebiasaan yang diterapkan Dr. Sudhir Kumar.
1. Biasakan Makan di Rumah
Salah satu perubahan yang dilakukan adalah mengurangi frekuensi makan di luar. Ketika memasak sendiri, seseorang memiliki kendali lebih besar terhadap bahan makanan, jumlah minyak, garam, gula, serta ukuran porsinya.
Sebaliknya, makanan restoran atau kafe terkadang mengandung lebih banyak kalori, lemak, gula, dan garam daripada yang diperkirakan.
Karena itu, lebih sering menyiapkan makanan sendiri dapat membantu seseorang mengetahui dengan lebih jelas apa saja yang masuk ke tubuh.
2. Kurangi Kebiasaan Memesan Makanan
Kemudahan aplikasi pesan antar memang sangat membantu, tetapi terlalu sering menggunakannya dapat menjadi tantangan ketika sedang berusaha mengatur pola makan.
Pilihan makanan yang tersedia sering kali menggoda, terlebih ketika memesan pada malam hari meskipun tubuh sebenarnya tidak membutuhkan makanan tambahan.
Menurut Dr. Sudhir, membatasi kebiasaan memesan makanan dapat membantu mengurangi peluang makan berlebihan sekaligus membuat pilihan menu menjadi lebih terkontrol.
3. Kurangi Asupan Gula
Gula tidak hanya ditemukan dalam makanan manis yang terlihat jelas. Berbagai minuman, makanan kemasan, saus, dan produk olahan juga dapat menyumbang gula tambahan.
Mengurangi makanan dan minuman tinggi gula dapat membantu menekan asupan kalori secara keseluruhan. Kebiasaan tersebut juga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tidak mengalami lonjakan berulang.
Karena itu, membaca label makanan dan membatasi minuman manis bisa menjadi langkah sederhana bagi orang yang sedang mengatur berat badan.
4. Pilih Menu Satuan daripada Buffet
Konsep buffet atau makan sepuasnya bisa membuat seseorang mengambil makanan dalam jumlah lebih banyak karena tersedia banyak pilihan.
Ketika sedang menjalani program penurunan berat badan, Dr. Sudhir menyarankan memilih menu ala carte atau hidangan yang dipesan secara satuan.
Dengan cara tersebut, jumlah makanan yang dikonsumsi lebih mudah dikontrol. Pilihan menu juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, daripada mengambil berbagai makanan hanya karena semuanya tersedia.
5. Jangan Menunda Makan Malam Terlalu Larut
Waktu makan malam juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan Dr. Sudhir. Ia memilih makan malam lebih awal agar terdapat jeda yang cukup panjang hingga waktu sarapan berikutnya.
Jeda makan sekitar 12-14 jam dapat membentuk periode tanpa asupan makanan pada malam hingga pagi hari. Menurutnya, pengaturan waktu makan seperti ini berpotensi membantu pengendalian berat badan dan gula darah.
Namun, waktu makan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan diet. Jumlah dan kualitas makanan, aktivitas fisik, tidur, serta kondisi kesehatan setiap orang juga perlu diperhatikan.
Kuncinya Bukan Diet Ekstrem
Pengalaman Dr. Sudhir menunjukkan bahwa penurunan berat badan tidak harus selalu dilakukan dengan cara yang ekstrem. Mengurangi gula, membatasi makanan pesan antar, lebih sering memasak sendiri, mengontrol porsi, dan mengatur waktu makan merupakan perubahan sederhana yang bisa diterapkan secara bertahap.
Meski demikian, hasil penurunan berat badan setiap orang dapat berbeda. Target yang realistis dan pola makan yang tetap memenuhi kebutuhan nutrisi lebih penting daripada mengejar penurunan berat badan secara cepat.
Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu atau membutuhkan target penurunan berat badan khusus, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.
