
Jakarta – Teh hijau kerap dipilih sebagai minuman pendamping pola hidup sehat. Selain mengandung antioksidan, teh hijau juga memiliki kafein dan L-theanine yang dapat memberikan efek berbeda tergantung waktu konsumsinya.
Karena itu, waktu minum teh hijau bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan respons tubuh masing-masing. Ada yang lebih cocok menikmatinya pada pagi hari untuk menunjang aktivitas, sementara sebagian lainnya memilih sore hari untuk menemani waktu bersantai.
Dilansir dari Times of India, berikut pertimbangan waktu terbaik untuk mengonsumsi teh hijau.
1. Pagi Hari untuk Membantu Fokus
Teh hijau dapat menjadi alternatif bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi kopi. Kandungan kafeinnya memang lebih rendah dibandingkan kopi, tetapi tetap dapat memberikan efek stimulasi.
Selain kafein, teh hijau mengandung L-theanine. Kombinasi kedua senyawa tersebut dikaitkan dengan peningkatan kewaspadaan dan fokus, sekaligus memberikan sensasi lebih tenang pada sebagian orang.
Bagi yang membutuhkan dorongan energi untuk memulai aktivitas, teh hijau dapat dinikmati pada pagi hari.
2. Lebih Baik Setelah Sarapan
Sebagian orang memilih mengonsumsi teh hijau setelah makan pagi. Cara ini dapat menjadi pilihan terutama bagi mereka yang merasa kurang nyaman ketika mengonsumsi minuman berkafein dalam keadaan perut kosong.
Teh hijau tetap dapat menjadi bagian dari rutinitas pagi tanpa harus diminum sebelum sarapan. Waktu konsumsinya bisa disesuaikan dengan toleransi tubuh masing-masing.
3. Sore Hari untuk Menemani Waktu Santai
Teh hijau juga cocok diminum pada sore hari. Aroma dan rasa khasnya dapat menjadi pilihan minuman saat beristirahat setelah menyelesaikan berbagai aktivitas.
Bagi orang yang tidak terlalu sensitif terhadap kafein, mengonsumsi teh hijau pada sore hari masih dapat dilakukan. Namun, sebaiknya tetap memperhatikan jarak waktu antara minum teh dan waktu tidur.
4. Jangan Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur
Meskipun kandungan kafein teh hijau tidak sebanyak kopi, senyawa tersebut tetap dapat memberikan efek stimulan.
Pada orang yang sensitif terhadap kafein, minum teh hijau terlalu malam berpotensi membuat lebih sulit tidur atau memengaruhi kualitas istirahat.
Jika ingin menikmati teh hijau menjelang malam, pilih produk rendah kafein atau beri jeda beberapa jam sebelum waktu tidur.
5. Perhatikan Cara Menyeduhnya
Selain waktu konsumsi, teknik penyeduhan juga perlu diperhatikan. Air yang terlalu panas dapat membuat rasa teh menjadi lebih pahit dan memengaruhi kualitas senyawa tertentu di dalamnya.
Teh hijau dapat diseduh menggunakan air bersuhu sekitar 70-80 derajat Celcius selama kurang lebih 2-3 menit. Lama penyeduhan dapat disesuaikan dengan kekuatan rasa yang diinginkan.
Jadi, Pagi atau Sore?
Tidak ada satu waktu yang wajib untuk semua orang. Pagi hari lebih cocok jika ingin mendapatkan efek yang mendukung fokus dan aktivitas, sedangkan sore hari dapat menjadi pilihan untuk menikmati minuman hangat sambil bersantai.
Hal yang paling penting adalah memperhatikan respons tubuh terhadap kafein. Jika teh hijau membuat sulit tidur, sebaiknya hindari konsumsi pada sore menjelang malam.
Dengan memilih waktu dan cara penyeduhan yang tepat, teh hijau dapat tetap menjadi bagian dari pola konsumsi minuman yang nyaman dan sesuai kebutuhan.
