
Jakarta – Menambahkan buah ke dalam menu pagi bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya tidak hanya mendukung sistem pencernaan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Buah termasuk kelompok makanan nabati yang dapat melengkapi pola makan bergizi seimbang. Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi buah sekitar 150 gram per hari atau setara dengan 2-3 porsi.
Buah sebenarnya dapat disantap kapan saja. Namun, mengonsumsinya pada pagi hari menjadi pilihan banyak orang karena kandungan karbohidrat sederhananya relatif mudah dicerna dan dapat memberikan energi.
Selain membantu memenuhi kebutuhan serat, berikut sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dari kebiasaan makan buah setiap pagi, seperti dikutip dari The Agri Fresh.
1. Membantu menjaga berat badan
Buah dapat menjadi pilihan makanan bagi orang yang sedang mengatur berat badan. Kandungan serat di dalamnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk makan berlebihan dapat lebih terkontrol.
Apel, alpukat, pisang, dan mangga termasuk beberapa buah yang dapat dimasukkan ke dalam menu sehari-hari. Meski begitu, jumlah dan jenis buah tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalori serta pola makan secara keseluruhan.
2. Mendukung kesehatan otak
Beberapa jenis buah, terutama kelompok buah beri, kaya akan senyawa antioksidan. Contohnya adalah stroberi, blueberry, blackberry, blackcurrant, dan cranberry.
Kandungan tersebut dikaitkan dengan perlindungan sel dari stres oksidatif. Konsumsi buah beri secara rutin juga disebut berpotensi mendukung daya ingat dan membantu menjaga fungsi otak seiring bertambahnya usia.
3. Membantu memenuhi kebutuhan serat
Serat merupakan salah satu nutrisi penting untuk menjaga fungsi sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu mengurangi risiko sembelit dan mendukung kesehatan usus.
Menurut WHO, kebutuhan serat harian orang dewasa berada di kisaran 25-29 gram. Buah dapat menjadi salah satu sumber serat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Beberapa buah yang dikenal memiliki kandungan serat cukup tinggi antara lain alpukat, pir, apel, jeruk, pisang, dan mangga.
4. Menjaga kesehatan kulit
Buah menyediakan berbagai antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari dampak radikal bebas. Radikal bebas yang berlebihan dapat berkontribusi terhadap kerusakan sel, termasuk sel kulit.
Vitamin C yang terdapat dalam sejumlah buah juga berperan dalam pembentukan kolagen, protein yang penting untuk menjaga struktur dan elastisitas kulit.
Sementara itu, alpukat memiliki kandungan lemak sehat serta sejumlah nutrisi yang dapat mendukung kesehatan kulit. Pola makan kaya buah dan sayuran pun dapat menjadi bagian dari kebiasaan untuk merawat kulit dari dalam.
5. Mendukung kekuatan tulang
Sejumlah buah menyediakan vitamin dan mineral yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang.
Penelitian yang dilakukan Florida State University pada 2011, misalnya, menemukan potensi konsumsi plum kering dalam membantu menjaga kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
Penelitian dari University of East Anglia juga menemukan adanya kaitan konsumsi alpukat dengan pembentukan tulang yang lebih kuat.
6. Membantu melindungi tubuh dari radikal bebas
Buah merupakan salah satu sumber antioksidan alami. Senyawa ini membantu tubuh menghadapi stres oksidatif yang terjadi akibat radikal bebas.
Hampir setiap jenis buah memiliki kandungan antioksidan, meskipun jenis dan jumlahnya berbeda-beda. Karena itu, mengonsumsi buah dengan beragam warna dan jenis dapat membantu memberikan variasi senyawa pelindung bagi tubuh.
7. Dikaitkan dengan risiko penyakit kronis yang lebih rendah
Kebiasaan mengonsumsi buah secara rutin tidak hanya berkaitan dengan kesehatan pencernaan. Pola makan yang kaya buah juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, dan stroke.
Asupan buah menjadi semakin bermanfaat jika dibarengi pola hidup sehat lainnya, seperti aktif bergerak, tidur cukup, dan membatasi makanan tinggi gula, garam, serta lemak jenuh.
Buah pagi hari bukan satu-satunya pilihan
Makan buah saat pagi memang dapat menjadi kebiasaan yang baik, tetapi sebenarnya tidak ada keharusan untuk selalu mengonsumsinya pada waktu tersebut. Buah tetap dapat memberikan nutrisi ketika disantap pada waktu lain.
Yang lebih penting adalah mencukupi kebutuhan buah dan sayuran dalam pola makan sehari-hari serta memilih makanan yang beragam. Dengan begitu, tubuh mendapatkan berbagai vitamin, mineral, serat, dan senyawa antioksidan yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan.
