
DI tengah dinamika perekonomian global yang masih dibayangi ketidakpastian, kemampuan menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan menjadi faktor penting bagi perusahaan pembiayaan untuk mempertahankan daya saing.
Tidak hanya dituntut mencatatkan pertumbuhan, pelaku industri juga perlu menjaga kualitas aset, tata kelola perusahaan, serta manajemen risiko agar mampu bertahan dalam berbagai siklus ekonomi.
Komitmen tersebut tercermin dari capaian PT Chandra Sakti Utama Leasing (CSULfinance), perusahaan pembiayaan yang merupakan bagian dari Grup Tiara Marga Trakindo (TMT).
Perusahaan ini meraih penghargaan Golden Champion: The Most Consistent Excellent Performance Multifinance Company in 5 Consecutive Years (2022–2026) dalam ajang 22nd Infobank Multifinance Appreciation 2026, di Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan multifinance yang mampu mempertahankan predikat Excellent selama lima tahun berturut-turut. Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, didukung tata kelola yang kuat dan kinerja keuangan yang berkelanjutan.
Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama CSULfinance Suwandi Wiratno. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh insan perusahaan serta kepercayaan yang terus diberikan pelanggan, mitra bisnis, pemegang saham, regulator, dan para pemangku kepentingan.
“Kami merasa bangga mewakili seluruh insan CSULfinance menerima penghargaan ini. Penghargaan ini sekaligus menjadi penegasan atas reputasi kami sebagai perusahaan pembiayaan terkemuka yang menawarkan pembiayaan solutif, aman, dan relevan sehingga memberikan nilai tambah bagi setiap pelanggan,” ujar Suwandi.
Ia menilai keberhasilan mempertahankan predikat Excellent selama lima tahun berturut-turut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui penerapan prinsip kehati-hatian, pengelolaan risiko yang baik, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.
Ke depan, kata dia, perusahaan menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pembiayaan, tetapi juga memperkuat inovasi layanan, memperluas basis pelanggan, serta meningkatkan efisiensi operasional agar mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.
Suwandi berharap penghargaan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan mitra usaha sehingga membuka peluang ekspansi bisnis yang lebih luas.
“Ke depan, CSULfinance berkomitmen terus memperkuat inovasi layanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga pertumbuhan bisnis sehat dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung perkembangan industri pembiayaan nasional,” katanya.
Selain menerima penghargaan, Suwandi Wiratno yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) turut menjadi pembicara dalam forum Mid-Year Economic Outlook 2026 bertema The New Rules of Survival in Uncertain Times: Akankah Terjadi Krisis?. Forum tersebut membahas prospek industri pembiayaan sekaligus strategi pelaku usaha dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Ajang 22nd Infobank Multifinance Appreciation 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap perusahaan pembiayaan yang mampu menunjukkan kinerja unggul, inovasi, serta kontribusi nyata bagi industri jasa keuangan nasional.
Penilaian dilakukan secara independen menggunakan sejumlah indikator utama, antara lain pertumbuhan aset, pembiayaan, modal sendiri, laba bersih, tingkat solvabilitas, efisiensi operasional, hingga tingkat rentabilitas.
